[ads-post]

Edarkan Ganja, Dua Pelajar Asal Cisata Berhasil Diamankan Polres Pandeglang




Satresnarkoba Polres Pandeglang Polda Banten berantas peredaran gelap narkotika dan berhasil amankan dua pelaku tindak pidana Narkotika jenis Ganja di wilayah Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (07/09/2019)


Pelaku yang berhasil diamankan adalah AH alias Jablay (18), pelajar warga Desa Cibarani, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang Dan RAR alias Jubel (18) pelajar warga Desa Kubang kondang, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang.


Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, S.H.,M.Si kepada awak media, Minggu (08/09/2019) membenarkan atas penangkapan tersangka pelaku tindak pidana Narkotika jenis ganja berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran gelap narkotika di tempat tersebut.


berdasarkan informasi tersebut kemudian tim satresnarkoba Polres Pandeglang langsung melakukan penggerebegan, namun pada saat akan di lakukan penangkapan para pelaku berhasil mengetahui keberadaan anggota satresnarkoba Polres Pandeglang dan berhasil melarikan diri. dan pada hari yang sama tidak lama dari kejadian penggerebegan tersebut salah satu warga menyerahkan pelaku AH kepada satresnarkoba Polres Pandeglang.


Pelaku AH pada saat itu sedang bersembunyi di sekitar lokasi penangkapan kemudian satresnarkoba Polres Pandeglang melakukan interogasi terhadap pelaku AH kemudian menunjukan barang bukti berupa 1 (satu) buah tas pinggang warna cokelat yang didalamnya terdapat 1 (satu) bungkus plastik warna hitam yang berisikan 26 (dua puluh enam) bungkus/paket kertas warna cokelat berisikan narkotika jenis ganja, yang di simpan di tumpukan kayu yang berada di pinggir rumah seseorang yang hingga kini menjadi daftar pencarian orang (DPO), kemudian barang bukti lainnya berupa 1 (satu) buah handphone merek China Mobile warna Putih milik pelaku AH , 1 (satu) buah Handphone merk Nokia warna abu-abu milik DPO.



Lifestyle Warg4net - Dilansir dari nikita.id, Moms, tak bisa dipungkiri aktivitas ranjang merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan pernikahan.

Walau kerap dianggap tabu untuk dibicarakan secara luas, masalah hubungan intim sebenarnya masih perlu banyak dicari tahu.

Dads dan Moms perlu mengetahui jika aktivitas ranjang juga memengaruhi keharmonisan rumah tangga, lo.


Namun dari survey Sex In The Nation Survey 2011, ternyata 52% wanita sengaja menghindari hubungan intim bersama pasangan karena merasa tak percaya diri.

Tak hanya masalah kepercayaan diri, walau Moms malu mengutarakannya, mungkin Moms sendiri juga tak pernah merasa puas di ranjang.


Apakah Moms salah satunya?

Ini bukan hal asing Moms, ternyata ada riset yang membuktikannya.

Sexologist, dr. Haekal Anshari, M. Biomed (AAM) memaparkan jika tak jarang ada wanita yang merasa tidak mendapatkan kepuasan di ranjang.


Bahkan walau sudah bertahun-tahun menikah, ada wanita yang tidak pernah merasa puas selama melakukan aktivitas ranjang bersama pasangannya.

"Padahal hubungan seksual itu dilakukan untuk mendapatkan kepuasan kedua pihak, bukan cuma pria," ujar Dokter Haekal, dalam acara Pillow Talk With Andalan: The Untold Facts of Intimate Beauty, Rabu (4/9/2019).

Banyak pula Moms yang memalsukan kepuasan di ranjang, untuk menyenangkan pasangan.


"Kadang ada yang melakukan fake orgasm saking jarangnya merasakan kepuasan jadi saat berhubungan rasanya sakit, nggak enak, jadi ingin cepat selesai," tambah Aesthetic Gynaecologist, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG.

Hal ini memang mengkhawatirkan, tetapi bukan berarti Moms yang salah, dan jangan diam saja.

Komunikasi penting untuk kepuasan bersama tiap melakukan hubungan badan bersama pasangan.

Dads pun sebaiknya memahami ada hal-hal yang bisa menyebabkan pasangan tidak merasakan kepuasan saat berhubungan.


Menurut Dokter Haekal, ada dua hal yang bisa menyebabkan aktivitas ranjang tidak memberikan kepuasan.

Pertama ialah kondisi ereksi Dads yang tidak keras sempurna, sehingga saat melakukan penetrasi, stimulasi pada G-Spot pasangan tidak optimal.


Selain itu, posisi ketika melakukan aktivitas di ranjang juga perlu diperhatikan, sebab posisi yang kurang tepat justru bisa mengurangi rangsangan.


Anjuran Dokter Haekal, perlu memaksimalkan persiapan atau foreplay, dan tak perlu malu menggunakan pelumas tambahan untuk memastikan proses penetrasi nantinya bebas rasa sakit.


Moms pun tidak perlu sungkan menentukan posisi saat melakukan aktivitas ranjang, komunikasikan pada Dads posisi apa yang ingin Moms coba.


Menurut Dokter Haekal, posisi Moms berada di atas menjadi posisi yang memberi kesempatan lebih besar pada Moms untuk memaksimalkan rangsangan pada titik tertentu.


Pada posisi ini pun Moms juga lebih besar kemungkinannya mendapat kepuasan.


Paling penting, tetap berkomunikasi pada pasangan, agar mengetahui apa yang disukai dan tidak, sehingga kepuasan bersama bisa Moms dan Dads rasakan.



Honda Genio

MESIN

Tipe Mesin 4 – Langkah, SOHC, eSP

Sistem Suplai Bahan Bakar PGM – FI ( Programmed Fuel Injection )

Diameter X Langkah 47,0 x 63,1 mm

Tipe Tranmisi Automatic, V-Matic

Rasio Kompresi 10,0 : 1

Daya Maksimum 6,6 kW ( 9,0 PS ) / 7.500 rpm

Torsi Maksimum 9,3 Nm ( 0,95 kgf.m ) / 5.500 rpm

Tipe Starter Elektrik dan Kick Starter

Tipe Kopling Automatic Centrifugal Clutch Dry Type


RANGKA & KAKI - KAKI

Tipe Rangka Underbone – eSAF ( Enhanced Smart Architecture Frame )

Tipe Suspensi Depan Telescopic

Tipe Suspensi Belakang Swing Arm dengan Suspensi Tunggal

Ukuran Ban Depan 80/90 – 14 M/C Tubeless

Ukuran Ban Belakang 90/90 – 14 M/C Tubeless

Rem Depan Cakram Hidrolik Piston Tunggal

Rem Belakang Tromol

Sistem Pengereman


DIMENSI & BERAT

Panjang X Lebar X Tinggi 1869 x 692 x 1061 mm

Tinggi Tempat Duduk 740 mm

Jarak Sumbu Roda 1.256 mm

Jarak Terendah Ke Tanah 147 mm

Curb Weight 89 kg ( Tipe CBS ) , 90 kg ( Tipe CBS – ISS )


KAPASITAS

Kapasitas Tangki Bahan Bakar 4,2 L

Kapasitas Minyak Pelumas 0,65 L ( Penggantian Periodik )


KELISTRIKAN

Tipe Baterai Atau Aki MF 12 V – 3Ah ( Tipe CBS ) , MF 12 V – 5 Ah ( Tipe CBS – ISS )

Sistem Pengapian Full Transisterized

Tipe Busi NGK MR9C-9N


HARGA MOTOR HONDA GENIO

Genio CBS-ISS Rp. 17.700.000

Genio CBS Rp. 17.200.000


Gempa Banten 7,4 SR

Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah: BANTEN, BENGKULU, JABAR, LAMPUNG, Gempa Mag:7.4, 02-Agu-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS, 104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedlmn:10 Km ::BMKG


Baca Juga: 

Pemberangkatan jamaah haji Asal Pandeglang 2019 Hari ini


Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan:

[ Kota/ Kabupaten (Provinsi) - Status Peringatan ]

• PANDEGLANG BAGIAN SELATAN (BANTEN) - SIAGA

• PANDEGLANG PULAU PANAITAN (BANTEN) - SIAGA

• LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN (LAMPUNG) - SIAGA

• PANDEGLANG BAGIAN UTARA (BANTEN) - WASPADA

• LEBAK (BANTEN) - WASPADA

• TANGGAMUS PULAU TABUAN (LAMPUNG) - WASPADA

• SUKABUMI UJUNG-GENTENG (JABAR) - WASPADA

• TANGGAMUS BAGIAN TIMUR (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA (LAMPUNG) - WASPADA

• BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO (BENGKULU) - WASPADA

• KAUR (BENGKULU) - WASPADA

• LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU (LAMPUNG) - WASPADA

• BENGKULU-SELATAN (BENGKULU) - WASPADA

• SERANG BAGIAN BARAT (BANTEN) - WASPADA

• SELUMA (BENGKULU) - WASPADA

Sumber: http://inatews.bmkg.go.id/


Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Pandeglang

Warg4NET - Informasi yang dilansir dari Krakatauradio.com, Calon jemaah calon haji asal Kabupaten Pandeglang telah diberangkatkan ke asrama haji Pondok Gede, Jakarta. Calon jemaah haji yang diberangkatkan berjumlah 393 orang dengan rincian 385 jemaah dan 8 orang petugas yang terdiri dari 1 orang petugas pembimbing ibadah haji, 1 orang petugas haji Indonesia, 1 orang dokter, 2 orang paramedis dan 3 orang petugas pembimbing haji daerah.


Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, Endang saat menyampaikan sambutan pada Pelepasan Jemaah Calon Haji asal Pandeglang, di Pendopo Pandeglang, Rabu (24/07/2019).


Ia membeberkan, pada penyelenggaraan haji tahun lalu, Kementerian Agama RI menetapkan predikat sangat memuaskan bagi Kabupaten Pandeglang dengan indeks prestasi 85,36.


“Inovasi pada tahun ini ada pada pembagian zona pemberangkatan. Kabupaten Pandeglang termasuk pada zona Jakarta atau zona Embarkasi Pondok Gede. Nanti disana kita akan tergabung dengan jemaah Calon Haji Palembang yaitu di Raudoh,” katanya.


Baca Juga: 

Gempa Banten 7,4 SR Berpotensi Tsunami

Ia melanjutkan, inovasi lainnya berupa fast track, yaitu mempercepat perjalanan di Embarkasi Pondok Gede kemudian langsung ke Bandara Internasional Soekarno Hatta, lalu ke terbang ke Jeddah, kemudian para jemaah langsung masuk ke pondok yang berlokasi di Raudoh.


“Semoga para jemaah dan petugas diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT,” tuturnya.


Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang, Wawan Sofwan mengatakan, dari sebanyak 385 calon jemaah haji asal Pandeglang yang berangkat, 32 persen diantaranya merupakan jemaah usiah lanjut.


“Ada jemaah yang mengalami stroke dan nantinya pada saat di Embarkasi Pondok Gede, jemaah itu akan dipakaikan gelang merah sebagai tanda bahwa jemaah tersebut dalam pengawasan,” katanya. (Mudofar)

Powered by Blogger.